Bank Mandiri

Strategi Bank Mandiri Pastikan Kelancaran Transaksi Masyarakat Selama Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah

Strategi Bank Mandiri Pastikan Kelancaran Transaksi Masyarakat Selama Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah
Strategi Bank Mandiri Pastikan Kelancaran Transaksi Masyarakat Selama Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah

JAKARTA - Bank Mandiri menyiapkan uang tunai sebesar Rp4,18 triliun di wilayah kerja Region VII/Jawa 2 Semarang. Dana ini dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri 1447 Hijriah.

Dari total alokasi, sekitar Rp2,797 triliun dialokasikan khusus untuk pengisian mesin ATM dan Cash Recycle Machine (CRM) pada periode 6–25 Maret 2026. Regional CEO Bank Mandiri Region VII/Jawa 2 Semarang, Iwan Tri Imawan, menyatakan bahwa langkah ini merupakan strategi memastikan transaksi masyarakat tetap lancar.

Peningkatan Kebutuhan Uang Tunai Tahun Ini

Alokasi uang tunai di wilayah Semarang meningkat 17,92 persen secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp3,54 triliun. Kenaikan ini sejalan dengan proyeksi meningkatnya aktivitas konsumsi masyarakat dan pembayaran tunjangan hari raya (THR).

Secara nasional, Bank Mandiri menyiapkan uang tunai sebesar Rp44 triliun selama Ramadan dan Idulfitri 2026. Angka ini naik sekitar 5 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai Rp41,9 triliun.

Proyeksi Pengisian Uang Tunai dan Transaksi Harian

Menurut Iwan, kebutuhan pengisian uang tunai secara nasional diperkirakan mencapai Rp1 triliun hingga Rp1,4 triliun per hari. Proyeksi ini berdasarkan pola historis transaksi dan tren pertumbuhan ekonomi domestik selama Ramadan dan Lebaran.

Selain itu, Bank Mandiri menyiapkan likuiditas sebesar Rp18 triliun pada Rekening Settlement Dana (RSD) BI-Fast. Nilai ini setara dengan kebutuhan sekitar Rp2,5 triliun per hari untuk mengantisipasi lonjakan transaksi non-tunai pada 18–25 Maret 2026.

Partisipasi Bank Mandiri dalam Program Serambi 2026

Bank Mandiri berpartisipasi dalam program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (Serambi) 2026 yang diselenggarakan Bank Indonesia. Program ini menyediakan layanan penukaran uang rupiah baru melalui aplikasi PINTAR BI, kas keliling, dan titik penukaran bersama perbankan.

“Partisipasi ini merupakan bentuk sinergi antara industri perbankan dan otoritas moneter agar proses penukaran uang berlangsung tertib dan aman,” jelas Iwan. Tujuan utamanya adalah memastikan masyarakat dapat memperoleh uang layak edar dengan mudah menjelang Lebaran.

Optimalisasi Layanan Digital dan Fisik untuk Masyarakat

Secara nasional, Bank Mandiri mengoperasikan sekitar 12.900 unit ATM/CRM dan 322.000 mesin Electronic Data Capture (EDC). Khusus di wilayah Region VII/Jawa 2 Semarang, tersedia 1.202 unit ATM/CRM dan 32.164 mesin EDC untuk melayani masyarakat.

Nasabah juga didorong memanfaatkan layanan digital melalui aplikasi Livin’ by Mandiri yang telah digunakan oleh 37,9 juta pengguna. Melalui aplikasi ini, nasabah dapat melakukan cek saldo, transfer, pembayaran tagihan, belanja daring, top up e-money, hingga pembayaran menggunakan QRIS.

Fasilitas Top Up Mandiri e-Money dan Dukungan Mudik

Aplikasi Livin’ by Mandiri menyediakan fitur Sukha untuk pemesanan tiket kereta, pesawat, dan tempat wisata. Dengan fitur top up Mandiri e-money, nasabah yang melakukan perjalanan tol dapat mengisi saldo kapan saja dan di mana saja.

Bank Mandiri juga menyiapkan sekitar 1,1 juta kartu Mandiri e-money. Kartu ini tersedia di kantor cabang, jaringan ritel seperti Indomaret dan Alfamart, platform e-commerce resmi Bank Mandiri, serta mesin penjual otomatis di beberapa titik transportasi.

Dukungan untuk UMKM dan Segmen Bisnis

Dari sisi ekosistem usaha, layanan Livin’ Merchant telah digunakan oleh sekitar 3,2 juta pelaku UMKM. Sementara itu, platform Kopra by Mandiri dimanfaatkan oleh lebih dari 324.500 pengguna dari segmen bisnis untuk pengelolaan transaksi dan cash management.

Bank Mandiri juga menyiagakan tim pemantau teknologi informasi selama 24 jam. Langkah ini memastikan seluruh sistem layanan perbankan tetap berjalan optimal selama Ramadan dan Idulfitri.

Tabel Rekap Alokasi Uang Tunai dan Likuiditas

Jenis Alokasi

Jumlah (Rp Triliun)

Periode

Uang Tunai Semarang4,18Ramadan – Idulfitri 1447 H
Pengisian ATM/CRM2,7976–25 Maret 2026
Likuiditas RSD BI-Fast1818–25 Maret 2026
Kebutuhan Nasional per Hari1–1,4Ramadan – Idulfitri 1447 H

Komitmen Bank Mandiri Jaga Kelancaran Transaksi Masyarakat

Dengan berbagai langkah ini, Bank Mandiri optimistis dapat menjaga kepercayaan nasabah. Perusahaan juga memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong stabilitas dan pertumbuhan ekonomi nasional pada momentum Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index