JAKARTA - Tren transaksi nontunai terus meningkat, terutama di kalangan generasi muda yang mencari kemudahan. PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk melalui aplikasi BYOND mencatat lonjakan signifikan sejak diluncurkan pada November 2024.
Hingga akhir 2025, jumlah pengguna BYOND mencapai sekitar 6 juta dari total lebih 9 juta pengguna mobile banking BSI. Hal ini menunjukkan penetrasi layanan digital yang semakin kuat dan diterima luas masyarakat.
Pertumbuhan Transaksi BYOND yang Menggembirakan
Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo menyatakan, kebutuhan masyarakat akan layanan keuangan praktis mendorong pertumbuhan BYOND. “Melalui BYOND, kami ingin menghadirkan layanan yang mudah, aman, dan inklusif dalam mendukung kebutuhan transaksi sehari-hari,” ujar Anggoro, Selasa 31 Maret 2026.
Sepanjang 2025, jumlah transaksi melalui BYOND melampaui 730 juta dengan total nilai sekitar Rp 820 triliun. Angka ini mencerminkan tingginya adopsi masyarakat terhadap mobile banking berbasis ekosistem digital yang komprehensif.
Fitur Tabungan Emas dan Haji Digital yang Populer
Kemudahan akses menjadi daya tarik utama, khususnya bagi generasi muda yang menginginkan layanan cepat. Fitur Tabungan Emas memungkinkan masyarakat berinvestasi mulai dari nominal Rp 50.000, dan jumlah nasabahnya telah menembus lebih dari 530 ribu.
Sementara itu, fitur tabungan haji digital juga mencatat peningkatan signifikan, dengan jumlah pengguna meningkat 108 persen menjadi sekitar 380 ribu nasabah. Pertumbuhan ini didorong kemudahan setoran awal dan fleksibilitas pengelolaan dana secara digital.
Layanan Finansial dan Sosial yang Terintegrasi
BYOND tidak hanya menyediakan layanan finansial, tetapi juga fitur sosial dan spiritual. Pengguna dapat melakukan pembayaran zakat, infak, hingga mengecek arah kiblat, menjadikan aplikasi ini multifungsi dan sesuai kebutuhan modern.
Integrasi berbagai layanan ini membuat BYOND lebih dari sekadar aplikasi perbankan, melainkan platform digital lengkap yang mendukung berbagai aktivitas finansial dan sosial. Pengalaman pengguna yang praktis menjadi kunci loyalitas nasabah.
Target dan Strategi Digital BSI 2026
BSI berkomitmen memperkuat transformasi digital melalui pengembangan teknologi dan ekosistem layanan di tahun 2026. Strategi ini bertujuan memastikan layanan tetap aman, cepat, dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
Dengan pengembangan berkelanjutan, BSI menargetkan jumlah pengguna mobile banking dapat melampaui 10 juta dalam waktu dekat. Langkah ini sejalan dengan visi perusahaan untuk mendorong inklusi keuangan sekaligus memperluas penetrasi digital di Indonesia.