JAKARTA - Indonesia AirAsia, maskapai berbiaya hemat terbaik versi Skytrax, resmi mengoperasikan penerbangan perdana rute Surabaya–Makassar. Pembukaan rute ini memperkuat konektivitas antara Pulau Jawa dan Sulawesi, sekaligus memberikan pilihan perjalanan lebih luas bagi masyarakat.
Melalui Makassar, penumpang kini dapat melanjutkan perjalanan ke Palu, Kendari, dan Luwuk. Hal ini menjadikan mobilitas antar daerah lebih efektif dan terintegrasi, memudahkan perjalanan baik untuk wisata, bisnis, maupun kepentingan keluarga.
Makassar sebagai Virtual Hub Terintegrasi
Captain Achmad Sadikin Abdurachman, Plt. Direktur Utama Indonesia AirAsia, menyatakan bahwa Makassar diperkuat sebagai virtual hub. Dengan skema ini, penumpang dari Sulawesi dapat terhubung ke berbagai kota sekaligus melanjutkan penerbangan internasional fly-thru menuju Kuala Lumpur.
Konektivitas ini diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan membuka peluang baru bagi pergerakan masyarakat serta pelaku usaha. Selain itu, integrasi jaringan memperluas akses pariwisata dan mempermudah mobilitas wisatawan domestik maupun mancanegara.
Potensi Pariwisata dan Ekonomi Sulawesi
Data sepanjang 2025 menunjukkan jumlah perjalanan wisatawan nusantara ke Sulawesi cukup tinggi. Sulawesi Selatan mencatat lebih dari 42,5 juta perjalanan, Sulawesi Tengah sekitar 11,6 juta, dan Sulawesi Tenggara sekitar 13,3 juta perjalanan.
Angka ini menandakan tingginya mobilitas wisatawan dan potensi ekonomi yang terus berkembang. Pembukaan rute Surabaya–Makassar menjadi jawaban atas kebutuhan transportasi udara yang terintegrasi untuk mendukung pertumbuhan pariwisata dan perdagangan.
Kontribusi Indonesia AirAsia untuk Masyarakat Palu
Hadirnya Indonesia AirAsia di Palu juga memiliki makna sosial yang mendalam. Setelah bencana 2018, maskapai bersama AirAsia Foundation berkolaborasi dengan Yayasan Arkom Indonesia melalui kampanye #ToIndonesiaWithLove.
Total dana sebesar Rp13 miliar tersalurkan untuk rehabilitasi dan rekonstruksi berbasis komunitas. Program ini mencakup pembangunan hunian tahan gempa, perencanaan desa pesisir, dan penguatan pusat komunitas sebagai bagian dari pemulihan sosial masyarakat.
Dokumentasi dan Pembelajaran Program Rekonstruksi
Dukungan AirAsia Foundation telah didokumentasikan dalam buku “Pilah, Pilih, Pulih” yang diluncurkan pada 6 Maret 2026. Buku ini menjadi referensi mengenai ketahanan dan rekonstruksi berbasis komunitas, sekaligus menunjukkan komitmen jangka panjang Indonesia AirAsia di Palu.
Kehadiran rute Surabaya–Makassar melanjutkan misi tersebut dengan menyediakan konektivitas yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan ketahanan daerah. Penerbangan ini diharapkan mampu membuka peluang baru bagi pengembangan sektor pariwisata, perdagangan, dan investasi.
Manfaat bagi Mobilitas dan Pelaku Usaha
Rute baru ini mempermudah arus pergerakan masyarakat antar pulau dengan biaya terjangkau. Penumpang kini dapat merencanakan perjalanan lebih fleksibel tanpa harus bergantung pada jalur laut yang lebih lambat.
Ketersediaan akses udara yang semakin terintegrasi antara Surabaya dan kota-kota di Sulawesi juga memperkuat pertumbuhan ekonomi lokal. Hal ini membuka pasar lebih luas bagi pelaku usaha dan mendukung pemerataan konektivitas di kawasan Indonesia Timur.
Rute Baru Dorong Pertumbuhan Pariwisata dan Ekonomi Lokal
Dengan operasional perdana rute Surabaya–Makassar, Indonesia AirAsia memberikan solusi transportasi yang cepat dan terjangkau. Langkah ini memperkuat konektivitas nasional, mendorong pertumbuhan pariwisata, dan membuka peluang ekonomi baru di Sulawesi.
Integrasi penerbangan domestik dan internasional melalui Makassar menunjukkan strategi maskapai untuk mendukung mobilitas masyarakat dan pengembangan daerah. Kehadiran layanan ini menjadi fondasi bagi pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di wilayah Indonesia Timur.