Indonesia Siapkan Strategi Kredit Keanekaragaman Hayati untuk Masa Depan Ekonomi Berkelanjutan

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:46:55 WIB
Indonesia Siapkan Strategi Kredit Keanekaragaman Hayati untuk Masa Depan Ekonomi Berkelanjutan

JAKARTA - Indonesia kini menempatkan keanekaragaman hayati sebagai prioritas strategis dalam pembangunan nasional. Pemerintah menyiapkan instrumen High Integrity Biodiversity Credits sebagai mekanisme inovatif untuk mendukung konservasi dan keberlanjutan ekosistem.

Urgensi Perlindungan Keanekaragaman Hayati

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, menekankan bahwa perlindungan keanekaragaman hayati adalah tanggung jawab nasional dan global. Indonesia sebagai negara mega-biodiversitas kedua terbesar di dunia memiliki kewajiban untuk menjaga keberlanjutan sumber daya alamnya.

Komitmen ini disampaikan melalui kegiatan Biodiversity Financing: Pathways through Biodiversity Valuation and Multilateral Benefit Sharing. Acara ini menghadirkan perwakilan Pemerintah Inggris, mitra pembangunan, akademisi, lembaga keuangan, dan berbagai pemangku kepentingan.

Kerja Sama Strategis Internasional

Instrumen biodiversity credits Indonesia menjadi bagian dari kerja sama strategis dengan Inggris yang diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Keir Starmer. Tindak lanjut dari Nota Kesepahaman antara KLH/BPLH dan DEFRA Inggris menekankan lingkungan hidup, perubahan iklim, dan keanekaragaman hayati.

Langkah ini menunjukkan bahwa perlindungan keanekaragaman hayati tidak hanya bersifat domestik, tetapi juga selaras dengan agenda global. Indonesia menegaskan perannya sebagai negara proaktif dalam mendorong praktik keberlanjutan di tingkat internasional.

Biodiversity Credits sebagai Mekanisme Berbasis Hasil

Instrumen biodiversity credits dirancang untuk mendorong kontribusi sektor publik dan swasta secara transparan dan akuntabel. Mekanisme ini dapat mendukung konservasi, restorasi ekosistem, serta perlindungan spesies dan habitat prioritas.

Pengembangan instrumen ini mengedepankan prinsip kredibilitas ilmiah, inklusivitas sosial, dan tata kelola yang transparan. Sistem Measurement, Reporting, and Verification (MRV) yang kuat juga menjadi bagian dari high integrity safeguards.

Instrumen Pembiayaan Keanekaragaman Hayati Lainnya

Selain biodiversity credits, KLH/BPLH memperkuat mekanisme Access and Benefit Sharing (ABS) sumber daya genetik. Tujuannya memastikan pembagian manfaat yang adil sesuai Konvensi Keanekaragaman Hayati (CBD), Protokol Nagoya, dan Kunming-Montreal Global Biodiversity Framework.

Pendekatan ini mengintegrasikan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan dalam pengelolaan keanekaragaman hayati. Indonesia menekankan bahwa nilai keanekaragaman hayati tidak hanya ekologis tetapi juga ekonomi dan sosial.

Agenda Internasional Indonesia Tahun 2026

Indonesia siap menjadi tuan rumah International Advisory Panel on Biodiversity Credits (IAPB) pada Juni 2026. Selain itu, pembentukan Indonesia Biodiversity Credits Chapter akan memperkuat kolaborasi internasional dalam pembiayaan keanekaragaman hayati.

Langkah ini menunjukkan kesiapan Indonesia memimpin inisiatif global untuk mendorong praktik konservasi berintegritas tinggi. Kehadiran Indonesia di forum internasional akan memperkuat posisi negara dalam agenda pembangunan berkelanjutan.

Keanekaragaman Hayati sebagai Aset Strategis Nasional

Hanif menekankan bahwa keanekaragaman hayati adalah sumber daya alam bernilai tinggi. Pengelolaan berkelanjutan diperlukan untuk mendukung ketahanan pangan, kesehatan, energi, dan pembangunan ekonomi nasional.

Perlindungan keanekaragaman hayati harus berjalan seiring dengan tata kelola yang adil dan berbasis ilmu pengetahuan. Ini memastikan sumber daya alam dapat dimanfaatkan secara optimal tanpa mengorbankan keberlanjutan ekosistem.

Transparansi dan Akuntabilitas dalam Konservasi

Biodiversity credits mendorong praktik konservasi yang berbasis hasil dan transparan. Sektor publik maupun swasta dapat berkontribusi dengan akuntabilitas tinggi terhadap upaya perlindungan lingkungan.

Sistem MRV yang diterapkan memastikan setiap tindakan dapat diukur, dilaporkan, dan diverifikasi. Hal ini memberikan kepercayaan pada semua pemangku kepentingan dan mendukung pencapaian target keberlanjutan.

Integrasi Ekonomi dan Lingkungan

Instrumen ini menekankan integrasi antara pembangunan ekonomi dan perlindungan lingkungan. Keanekaragaman hayati diposisikan sebagai nilai strategis dalam sistem ekonomi nasional.

Dengan strategi ini, Indonesia berupaya mewujudkan pembangunan yang selaras dengan alam. Generasi kini dan mendatang diharapkan dapat menikmati manfaat lingkungan yang sehat dan berkelanjutan.

Dampak Jangka Panjang untuk Pembangunan Nasional

Penguatan kebijakan ini akan memperkuat ketahanan nasional terhadap krisis lingkungan dan perubahan iklim. Keberlanjutan sumber daya hayati juga akan mendukung sektor ekonomi yang bergantung pada ekosistem.

Instrumen yang transparan dan berbasis hasil dapat menjadi model bagi negara lain. Indonesia menunjukkan komitmen nyata dalam mengarusutamakan keanekaragaman hayati pada kebijakan pembangunan.

Strategi Biodiversity Credits Indonesia

Dengan High Integrity Biodiversity Credits, Indonesia membuka peluang bagi pengelolaan keanekaragaman hayati yang berkelanjutan dan inovatif. Kolaborasi internasional, transparansi, dan akuntabilitas menjadi kunci keberhasilan instrumen ini.

Langkah ini menegaskan posisi Indonesia sebagai pemimpin global dalam konservasi dan pembangunan berkelanjutan. Masa depan pembangunan nasional akan selaras dengan perlindungan alam dan kesejahteraan masyarakat.

Terkini