Energi Terbarukan

Investasi Global Mulai Beralih ke Hilirisasi Industri dan Energi Terbarukan Indonesia

Investasi Global Mulai Beralih ke Hilirisasi Industri dan Energi Terbarukan Indonesia
Investasi Global Mulai Beralih ke Hilirisasi Industri dan Energi Terbarukan Indonesia

JAKARTA - Arah investasi global ke Indonesia kini mulai beralih ke sektor hilirisasi industri dan energi terbarukan. Perpaduan antara sumber daya alam yang melimpah dan pembangunan ekosistem industri bernilai tambah menjadi daya tarik utama bagi modal asing.

Hilirisasi industri seperti baterai kendaraan listrik menjadi sorotan utama. Investasi ini tidak hanya meningkatkan nilai tambah sumber daya alam, tetapi juga membuka peluang ekonomi jangka panjang yang signifikan.

Potensi Energi Terbarukan Indonesia

Menteri Investasi dan Hilirisasi serta CEO Danantara, Rosan Roeslani, menegaskan Indonesia memiliki kapasitas energi terbarukan yang besar. Namun, pemanfaatannya masih relatif rendah sehingga membuka ruang investasi strategis pada sektor pembangkit energi bersih dan infrastruktur pendukungnya.

Menurut Rosan, potensi energi terbarukan Indonesia mencapai sekitar 3.700 gigawatt. Saat ini, kapasitas terpasang baru berada di kisaran 15,8 gigawatt, menunjukkan kesenjangan yang sangat luas bagi pengembangan energi bersih.

Kekuatan Ekosistem Industri Baterai

Selain energi terbarukan, Rosan menekankan kekuatan Indonesia pada rantai pasok industri baterai kendaraan listrik yang terintegrasi. Indonesia termasuk sedikit negara yang memiliki ekosistem lengkap, mulai dari pertambangan bahan baku hingga proses daur ulang baterai di dalam negeri.

"Indonesia memiliki seluruh ekosistem baterai kendaraan listrik, mulai dari pertambangan sampai daur ulang baterai yang dilakukan di dalam negeri," ujar Rosan dalam acara CNA Summit 2026, Kamis, 5 Februari 2026.

Pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik membuka peluang bagi investasi berkelanjutan. Hal ini sekaligus meningkatkan kemampuan Indonesia untuk bersaing dalam industri teknologi dan energi masa depan.

Hilirisasi dan Posisi Kompetitif Indonesia

Hilirisasi dan pengembangan energi terbarukan dinilai memperkuat posisi Indonesia dalam kompetisi investasi kawasan. Pergeseran ini menandai transformasi ekonomi dari ketergantungan pada komoditas mentah menjadi industri bernilai tambah dan berteknologi tinggi.

Pemerintah mendorong kolaborasi dengan investor global untuk mempercepat proyek strategis di sektor hilirisasi dan energi bersih. Dukungan kebijakan ini diharapkan menjadi motor pertumbuhan ekonomi jangka panjang sekaligus menciptakan lapangan kerja berkualitas.

Langkah ini penting di tengah persaingan negara berkembang yang semakin selektif dalam menarik arus modal global. Investor kini lebih memprioritaskan keberlanjutan dan nilai tambah industri dalam menentukan lokasi investasi.

Strategi Investasi Berkelanjutan

Pengembangan hilirisasi dan energi terbarukan juga menjadi jawaban terhadap tuntutan global akan ekonomi berkelanjutan. Indonesia menempatkan diri sebagai negara yang siap menyediakan investasi dengan standar lingkungan dan teknologi modern.

Potensi besar pada sektor energi terbarukan dan ekosistem industri baterai membuka peluang bagi investasi jangka panjang. Investor global dapat berkontribusi pada pembangunan infrastruktur yang mendukung transisi energi bersih di Indonesia.

Kolaborasi antara pemerintah dan investor juga difokuskan untuk memperkuat teknologi, inovasi, dan efisiensi produksi. Hal ini diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus menjaga daya saing Indonesia di kancah internasional.

Dengan strategi hilirisasi dan pengembangan energi terbarukan, Indonesia diprediksi mampu menarik lebih banyak investasi asing. Sektor ini menjadi tulang punggung transformasi ekonomi menuju industri bernilai tambah dan energi berkelanjutan.

Pemerintah terus menyiapkan regulasi dan insentif untuk mempermudah investor beroperasi di Indonesia. Kebijakan ini diharapkan mempercepat realisasi proyek strategis dan meningkatkan kontribusi sektor industri serta energi pada pertumbuhan nasional.

Hilirisasi industri dan energi bersih bukan sekadar proyek ekonomi, tetapi juga langkah strategis menjaga ketahanan energi dan daya saing global. Investasi di sektor ini akan memberikan dampak positif bagi masyarakat dan meningkatkan kapasitas teknologi lokal.

Dengan demikian, Indonesia semakin menegaskan posisi sebagai destinasi utama investasi global di Asia Tenggara. Fokus pada hilirisasi industri dan energi terbarukan menjadi kunci untuk menciptakan ekonomi yang berkelanjutan, inklusif, dan kompetitif.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index